Kemiskinan di bawah kemajuan teknologi

Sudah selayaknya mahasiswa menjadi salah satu bagian dari masyarakat. Karena mahasiswa itu sendiri adalah salah satu elemen masyarakat. Terlepas dari itu semua, dalam kehidupan sehari – hari saya melihat tidak begitu kenyataannya. Setidaknya itu yang saya rasakan dalam lingkungan saya di salah satu kampus di Bandung, Intstitut Teknologi Telkom ( dulu STT Telkom). Mahasiswa sepertinya mempunyai gap tersendiri dengan masyarakat. Ditandai dengan kos-kosan yang sangat megah berdiri tegak. Jangan kaget jika anda berjalan – jalan sekitar kampus, bangunan – bangunan yang bisa dibilang mempunyai tingkat arsitektur yang bisa dibilang lumayan hebat. Ironis sekali jika kita sedikit melihat disebelahnya, rumah masyarakat yang kalau kita lihat pasti akan langsung tahu bahwa itu belum layak disebut rumah. Gubug lebih tepat mungkin🙂. Bahkan kalau kita telusuri lebih dalam, makin banyak yang akan kita temukan. Mudah – mudahan para mahasiswa lebih cepat tanggap terhadap hal ini, terlebih lagi dari pihak kampus sendiri. Kalau tidak segera diatasi, hal – hal buruk yang pernah terjadi seperti penjambretan akan terulang kembali. Semoga kampus tidak hanya menjadi sebuah kampus teknologi yang buta akan lingkungan sekitarnnya. Go and create our Dayeuhkolot Cybertech Valley !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s